Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 April 2018

Inilah Smartphone Spesifikasi Ciamik di Bawah Rp 2 Juta

Kecenderungan orang Indonesia saat ini ketika hendak membeli smatrphone adalah dengan melihat harga, kemudian baru spesifikasi. Jika keduanya sudah cocok dan dirasa pas, maka langsung dibeli.
Pada dasarnya sulit sekali menemukan smartphone yang murah tapi spesifikasi keren. Tapi sulit bukan berarti tidak ada, bukan? Nah, kali ini kami akan membantu kamu yang ingin membeli smartphone Android dengan harga murah di bawah Rp 2 juta tapi dengan spesifikasi yang keren.

Xiaomi Redmi Note 5A


Xiaomi memiliki jagoan yang bisa dibilang bakal merajai penjualan mereka di kuartal kedua tahun ini. Dengan merilis Redmi Note 5A, smartphone ini diperkirakan bakal banyak penggemar lantaran harganya yang hanya Rp 1,4 juta.
Xiaomi Redmi Note 5A mengusung chipset Qualcomm Snapdragon 425 yang dipasangkan dengan RAM berkapasitas 2GB dan memori internal 16GB. Cukup lumayan untuk harga yang memang murah. Layar HD smartphone ini berukuran 5,5inci. Yang menarik adalah perangkat ini sudah berjalan menggunakan sistem operasi Android generasi ke-7 Nougat.
Kamera yang terpasang di bagian belakang cukup keren dengan sensor 13MP. Sedangkan kamera depan juga cocok untuk penggila selfie dengan sensor 5MP.
Lebih menarik lagi, baterai dari Xiaomi Redmi Note 5A ini lebih besar dari Samsung Galaxy S9, yang mana menggunakan baterai berkapasitas 3080mAh. Sedangkan kita tahu S9 hanya menggunakan baterai 3000mAh. Hampir dipastikan daya tahan baterainya juga sangat kuat.

Oppo A71

Oppo A71 memiliki spesifikasi yang lebih bagus dari dua daftar sebelumnya. Diketahui, Oppo A71 memiliki layar HD berukuran 5,2inci. Layar 5,2inici ini dikenal sebagai layar yang ideal karena tidak terlalu besar namun tidak juga terlalu kecil.
Oppo A71 menggendong sebuah chipset Qualcomm Snapdragon 450. Namun ada juga varian MediaTek MT6750. Smartphone ini memiliki kapasitas RAM sebesar 2GB dan memori internal 16GB. Cukup lumayan, bukan? Untuk penggunaan sehari-hari tentunya tidak akan mengecewakan.
Seperti dua daftar sebelumnya, Oppo A71 juga memiliki kamera belakang 13MP dan kamera depan 5MP. Untuk harga sendiri memang tidak sampai menyentuh angka Rp 2 juta, tapi berada di titik Rp 1,9 juta.
 

Inilah caranya Jual Smartphone dengan Harga Tinggi

Siklus kehadiran smartphone kini tak bisa diprediksi. Setiap bulan, pasti selalu ada yang baru. Jenisnya pun bermacam-macam, harganya juga bervariasi, mulai dari kelas low-endhingga high-end alias premium, semuanya ada.
Pada kenyataannya, untuk selalu membeli smartphone   keluaran terbaru, tentu kocek yang dirogoh pun harus dalam, mengingat frekuensi peluncuran smartphone terbaru cukup sering.
Bahkan kurang dari setahun, setidaknya ada 10 seri smartphone anyar yang muncul di pasaran.
Jika kamu tak mampu membeli smartphone  teranyar dengan harga utuh, pilihannya adalah dengan menjual yang lama demi yang baru.
Dengan ini, jumlah uang yang harus dibayarkan ketika smartphone baru muncul tentu tak akan sebanyak jika membeli benar-benar baru. Tentu konsekuensinya, kamu harus tetap menjaga smartphone agar terus awet digunakan dan selalu tampak baru.
Oleh karena itu, kami akan sajikan beberapa tips untuk menjaga smartphone-mu tetap awet, sehingga saat dijual kembali harganya tetap tinggi. Mengutip informasi yang dilansir Phone Arena, Jumat (5/4/2018), berikut ulasannya.

1. Lakukan Antisipasi

Untuk dapat menjual smartphone lama dengan harga yang masuk akal, kamu harus jadi orang yang melek teknologi.
Biasanya dalam setengah atau satu tahun setelah waktu smartphone yang akan kamu jual ini rilis, ada versi pembaruan atau versi terbaru. Jika kamu menjual smartphone di momen ini, tentu pasar akan jenuh dan secara drastis akan menjatuhkan harga smartphone kamu.
Biasanya dalam satu tahun, smartphone-mu sudah akan turun harga secara drastis, dan akan makin drastis lagi jika teknologi berputar dengan cepat.
Jadi jika tahun ini diperkenalkan teknologi yang lebih baru seperti layar full-screen atau kamera ganda, tentu smartphone-mu yang masih berlayar konvensional atau berkamera tunggal akan terasa 'jadul' meski baru dibeli beberapa bulan lalu.
Oleh karena itu, kuncinya adalah selalu mengantisipasi untuk menjual sebelum smartphone baru yang lebih baru dan canggih muncul di pasaran.

2. Pakailah Casing dan Pelindung Layar

Jika kamu tipe orang yang tak akan menjual lagi smartphone, mungkin tanda-tanda gores maupun pecah di smartphone tak akan jadi masalah.
Namun, hal ini tentu sangat berpengaruh jika kamu menjualnya. Sebuah goresan akan jadi nilai buruk dan akan menurunkan harga smartphone secara drastis.
Karena itu, pakailah casing dan pelindung layar saat pertama kali membeli smartphone. Tentu dengan catatan jangan biarkan smartphone kamu terlihat seperti terlalu banyak digunakan, karena goresan setipis bulu saja menyiratkan bahwa smartphone ini terlalu sering dipakai dan menghilangkan kesan 'masih baru' yang selalu dicari calon pembeli.

3. Makin Mainstream, Harga Makin Mahal

Di dunia smartphone, soal jual kembali barang ini tak sama dengan item-item koleksi kebanyakan, di mana barang yang lebih mainstream akan makin mahal.
Pengguna smartphone tentu tak akan lebih suka menggunakan smartphone bermerek langka ketimbang menggunakan iPhone ataupun Samsung Galaxy.
Buktinya cukup mudah. Seperti ketika tiga buah smartphone dari Apple, Samsung dan Google Pixel dirilis di tahun yang sama dengan harga yang sama pula, tentu di tahun depannya, versi bekasnya akan punya harga yang cukup jauh.
Di regional tertentu, iPhone akan lebih mahal dari Samsung atau sebaliknya karena permintaannya tetap tinggi, sementara Google Pixel akan jadi yang harganya paling jatuh karena paling anti-mainstream. Jadi, jika ingin jual lagi, belilah smartphone yang mainstream.

Jagalah Smartphone Kamu agar Tetap Kinclong

Sadarkah kamu kalau tak sedikit orang menggenggam smartphone-nya setiap waktu? Ya, berbagai kotoran menempel di smartphone dan bisa menyebabkan berkumpulnya bakteri. Bakteri di  smartphone  bahkan bisa 18 kali lebih banyak daripada pegangan toilet!
Namun, bakteri pada smartphone   nyatanya tak akan cepat hilang jika hanya digosokkan ke kain baju. Seperti dilansir dari Mashable, Sabtu (24/3/2018), cobalah beberapa tips berikut agar smartphone kita tetap bersih.
Sebelum membersihkan, pastikan smartphone kamu sudah lepas dari aliran daya listrik, seperti mencabut kabel pengisi daya, atau baterai (jika bisa), dan juga berbagai aksesoris yang menempel pada smartphone.
Lalu matikan smartphone kamu. Hal ini dilakukan agar smartphone tidak rusak setelah dibersihkan.
Siapkan bahan-bahan untuk membersihkan smartphone, mulai dari campuran 60 persen air dan 40 persen cairan isopropil alkohol.
Selain alkohol, kamu juga bisa menggunakan campuran air dan cuka dengan perbandingan 50 persen air dan 50 persen cuka.
Cara pertama, gunakan bahan kain lembut seperti microfiber untuk membersihkan smartphone. Misal, kain lembut, kain yang tidak berbulu. Ingat, jangan gunakan handuk. Gunakan kain yang bisa menghilangkan sidik jari, noda, atau minyak dari layar smartphone.
Kedua, basahi ujung kain dengan campuran air tersebut. Jangan sampai menyemprotkan air ke layar smartphone. Karena secara tidak langsung itu bisa merusak smartphone kamu.
Ketiga, usapkan layar smartphone secara perlahan. Gunakan ujung kain yang kering untuk mengeringkan bagian layar yang basah.
Kamu juga bisa membersihkan smartphone dari kotoran-kotoran kecil dengan kapas atau cotton bud.Biasanya kotoran tersebut menempel di tempat yang sulit dijangkau, seperti sudut-sudut smartphone atau juga lubang port charging. Caranya, cukup ambil kapas dan sikat di atas celah-celah yang kotor.

Berikut Alasan Baterai Smartphone Kamu Boros dan Tips Mengatasinya

Notifikasi "battery low" yang sering muncul di smartphone kamu pasti bakal bikin kesal, apalagi ketika kamu rasa baterai perangkat masih terisi penuh.
Apple dan Samsung digadang-gadang memiliki teknologi yang mampu memperpanjang masa pakai baterai di deretan smartphone baru mereka. Namun nyatanya hal itu tidak selalu terjadi.
Bagaimana cara mengatasinya? Berikut adalah beberapa rahasia kenapa baterai smartphone kamu boros, dan cara mengatasinya.
1. Update Smartphone
Entah menggunakan smartphone berbasis iOS atau Android, kamu pasti menyadari daya tahan baterai lebih pendek dari biasanya.
Kejadian ini lumrah dan sering dialami pengguna, dan banyak yang melaporkan masalah dengan baterai setelah pembaruan OS. Biasanya, hal ini terjadi karena OS secara otomatis mengembalikan pengaturan aplikasi ke konfigurasi aslinya.
Jadi, kamu harus mengoptimalkan smartphone kembali agar performa baterai lebih hemat.

2. Aplikasi Beroperasi di Background

Saat membuka pengaturan (Settings) di smartphone, kamu bisa melihat aplikasi apa saja yang paling banyak menghabiskan daya baterai ponsel.
Jika menemui aplikasi dengan label "background activity", kamu bisa menon-aktifkan fitur background app refresh, dan mengaturnya agar beroperasi saat digunakan saja.
Jika tidak terlalu butuh setiap waktu, ada baiknya fitur background app refresh diubah ke manual.
3. GPS Selalu Aktif
Menyalakan fitur GPS di smartphone sudah barang tentu bakal menguras baterai. Saat fitur ini menyala, lokasi GPS kamu akan secara berkala diperbarui.
Ada baiknya kamu mematikan fitur GPS di smartphone, atau mengalihkan pengaturan aplikasi sehingga hanya aktif saat aplikasi yang membutuhkan GPS dinyalakan.
Dengan hal ini, baterai smartphone kamu tidak akan cepat habisnya.

Inilah caranya jika Sinyal Smartphone Sering Hilang

Untuk kamu yang sering menggunakan perangkat smartphon. pasti pernah mengalami situasi dimana sinyal seluler mendadak hilang. Pastinya, aktivitas kamu nonton video di instagram atau main gim pun akan terganggu dan otomatis bikin kesal.
Ya, sinyal smartphone yang sewaktu-waktu hilang itu memang tidak dapat dihindari. Faktor penyebab sinyal seluler hilang pun cukup beragam.
Adapun beberapa hal itu terjadi disebabkan karena, posisi kamu sedang diluar cakupan area jaringan, faktor cuaca, perbaikan jaringan oleh operator, kerusakan pada hardware smartphone, dan ada aplikasi atau software yang bermasalah.
1. Restart Smartphone
Ini merupakan cara paling mudah dan praktis untuk mengatasi permasalahan ini. Dengan melakukan restartsmartphone akan memulai semua proses dari awal dan secara otomatis akan mencari jaringan baru.

2. Airplane Mode

Cukup aktifkan Airplane Mode atau mode pesawat di smartphone kamu. Biarkan beberapa saat lalu non-aktifkan mode tersebut. Cara ini membuat perangkat untuk mencari server jaringan baru yang lebih baik.
3. Cari Jaringan Secara Manual
Untuk memilih jaringan secara manual, kamu bisa masuk ke Settings -> Network & Connections -> Mobile Network -> pilih Operator -> Select Automatically.

4. Pindah ke Ruang Terbuka

Jika kamu berada di dalam ruang dan tiba-tiba sinyal 4G kamu hilang, kemungkinan besar smartphonekamu sedang tak bisa menangkap penuh sinyal 4G di tempat tersebut.
Salah satu hal yang bisa dilakukan saat berada dalam kondisi seperti ini adalah dengan pindah ke luar ruangan. Dengan demikian, sinyal 4G akan muncul kembali dan bisa digunakan untuk internetan.
5. Menggunakan Aplikasi Penguat Sinyal
Jika kamu menggunakan aplikasi penguat sinyal 4G terbaik pada smartphone, sinyal yang ada pada smartphone tidak akan gampang hilang secara tiba-tiba. Aplikasi-aplikasi semacam ini bisa kamu temukan di toko aplikasi Google.

Kamis, 29 Maret 2018

Browser Penghhemat Baterai Laptop Hingga 50%


 Saat ini Mobilitas seseorang memang berbeda-beda, ada yang banyak bekerja di luar kantor dengan beban kerja banyak. Sehingga kemana pun ia singgah selalu membawa laptop. Meskipun smartphone dan tablet juga dapat menunjang pekerjaan, soal produktivitas masih kalah jauh dibandingkan laptop.
Sayangnya kebanyakan laptop tak punya daya tahan baterai yang cukup lama, paling banter sampai 6-8 jam. Nah buat kamu yang harus kerja kapan saja dan dimana saja, secara online menggunakan browser di Laptop. Kamu wajib menjajal browser yang satu ini, berikut cara browsing hemat daya hingga 50%.
Inilah Browser yang Bisa Menghemat Baterai Laptop Kamu Hingga 50%
1. Download Browser Opera 39 Versi Developer
Setelah resmi menghadirkan fitur native ad blocker dan VPN beberapa waktu lalu, Opera kembali merilis fitur baru untuk browser versi PC-nya yakni fitur mode hemat daya yang mampu menghemat konsumsi baterai laptop hingga 50%. Untuk diketahui, sementara fitur ini baru bisa dinikmati di browser Opera versi developer. Tertarik mencoba?
Opera memang dikenal kompresi datanya, dimana mampu menyelamatkan kuota internet secara signifikan. Opera pun kembali memanjakan penggunanya dengan menghadirkan fitur mode hemat daya yang pertama untuk browser PC. Intinya jika dibandingkan dengan Google Chrome dan Mozilla Firefox, kamu dapat browsing beberapa jam lebih lama.
2. Tak Perlu Khawatir Kehabisan Baterai
Seperti yang kamu ketahui, browser adalah salah satu perangkat lunak yang paling sering digunakan pada laptop. Browser memungkinkan kamu bekerja secara online dan menjelajah web untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Namun, membuka banyak tab secara bersamaanadalah biang kerok yang menyebabkan terkurasnya baterai laptop dengan cepat dan mengurangi kinerja laptop.
Kehabisan baterai pun menjadi saat yang paling menyebalkan, terlebih ketika sedang mengerjakan pekerjaan deadline. Dengan browser Opera ini kamu tak perlu lagi khawatir lagi kehabisan baterai dengan cepat, pengiritan ini bisa terjadi karena mereka melakukan sejumlah modifikasi pada browsernya. Seperti mengurangi aktivitas dari tab latar belakang, menyesuaikan page-redrawing frequency dan pengaturan parameter video playback.
3. Cara Mengaktifkan Mode Hemat Daya
Cara menggunakan fitur mode hemat daya baru ini sangatlah mudah. Setelah kabel listrik laptop dicabut, ikon baterai akan muncul di sebelah kolom pencarian dan alamat di pojok kanan atas. Cukup klik ikon baterai untuk mengaktifkan mode penghematan daya. Browser juga akan mendeteksi ketika baterai laptop akan habis dan akan menyarankan untuk mengaktifkan mode hemat daya.
4. Ini Ujicoba yang Dilakukan Opera
Klaim hemat daya ini didapat dari pengujian yang dilakukan secara internal oleh Opera. Versi pengembang Opera terbaru ini mampu berjalan 50% lebih hemat dari Google Chrome di laptop yang menjalankan Windows 10 64 bit.
Metodenya dengan membuka 11 situs populer, setiap halaman dibuka di tab terpisah, tanpa menutup tab yang sebelumnya. Kemudian di scroll hingga 5 kali dan ditinggalkan selama satu menit. Tes ini diulang hingga laptop benar-benar kehabisan baterai. Ketika pengujian ini dilakukan, modus hemat daya baterai serta ad blocker juga diaktifkan.
5. Peningkatan Performa
Versi developer dari Opera 39 juga membawa penyempurnaan kinerja lebih banyak lagi yang akan memperpanjang usia baterai laptop pengguna. Beberapa bagian dari kode telah disederhanakan, sementara tema animasi telah dioptimalkan. Dalam versi ini, Opera juga menguji cara cerdas mengelola memori, yang menjamin bahwa tab yang terus menerus dibuka seperti Gmail dan Facebook akan jauh lebih responsif.
Ad blocker bawaan yang baru-baru ini dirilis juga dapat mengurangi konsumsi memori hingga 47% dan juga memberikan kontribusi untuk usia baterai yang lebih tahan lama. Dengan menggunakan ad blocker bersama dengan modus hemat daya berarti pengguna akan mendapatkan penghematan daya yang lebih baik dan juga peningkatan kinerja.
6. Perubahan pada Fitur VPN
Selain mode hemat daya ini, Opera juga memperbarui pengalaman browsing dengan VPN. Setelah mendengar banyak masukan dari para pengguna Opera, yang menginginkan kombinasi antara VPN dan mode penjelajahan pribadi. Opera pun mengubah fitur VPN untuk menjadi bagian dari mode private browsing.
Perubahan ini membuat fitur VPN pada browser Opera akan menyediakan privasi yang lebih baik untuk pengguna. Untuk mempermudah kamu menemukan fitur VPN, tombol VPN juga diperlihatkan lebih jelas pada mode jendela pribadi.
Itulah berbagai fitur keren baru Opera, tentunya sangat menggiurkan bukan dan wajib banget kamu coba. Menurut kamu sendiri, dari keempat browser berikut: Google ChromeMicrosoft EdgeMozilla Firefox , dan Opera; manakah yang terbaik?



Inilah Cara Memperbaiki Baterai Laptop yang Cepat Habis


Karena mobilitas kerja yang sangat tinggi, beberapa profesi memang mengharuskan kita pergi ke mana-mana membawa laptop. Jika laptop kamu masih baru, tentunya daya tahan baterai laptop kamu bisa diandalkan dan bertahan lama. Namun, buat kamu pengguna laptop yang sudah cukup lama pasti merasakan performa baterai laptop yang semakin menurun. Benar nggak?
Penyebab baterai laptop rusak memang sangat beragam, mungkin kita sebagai pengguna laptop kurang mengetahui cara merawat baterai laptop yang baik dan benar. Lalu, bagaimana cara mengatasi baterai laptop yang bocor dan bagaimana cara memperbaiki baterai laptop yang cepat habis? Simak ulasan tuntasnya berikut ini ya.
Cara JITU Mengatasi Baterai Laptop yang Cepat Habis
1. Penyebab Baterai Laptop Cepat Bocor
Baterai laptop rusak atau baterai laptop cepat habis, tentunya sangat mengganggu produktivitas kerja kamu dan harga baterai laptop original pun begitu tinggi. Sebelum Jaka membahas cara mengatasi baterai laptop bocor, kita ulas dulu apa penyebab baterai cepat bocor sebagai langkah perawatan.
  • Penggunaan laptop yang berlebihan: Laptop sebenarnya diciptakan untuk pekerjaan yang ringan dan tidak digunakan untuk bekerja seharian. Bukan untuk kegiatan seperti bermain game berat dan aplikasi dengan grafis tinggi, kecuali laptop gaming.
  • Menggunakan laptop saat di-charger: Itu juga berisiko baterai laptop akan cepat rusak, jadi jangan terlalu sering. Charger terlalu lama juga harus dihindari.
  • Membiarkan laptop mati dalam keadaan baterai kosong: Ini juga sangat berpotensi membuat baterai laptop cepat rusak.
  • Peletakan laptop yang salah: Laptop mengeluarkan hawa panas dan kebanyakan para pengguna laptop kurang mengerti bahwa meletakkan laptop di atas bahan yang empuk seperti di bantal atau kasur dapat menyebabkan aliran hawa panas terganggu.
2. Mengatasi Baterai Laptop Bocor
Itulah penyebab baterai laptop cepat bocor, selanjutnya kita bahas cara memperbaiki baterai laptop yang rusak atau cepat habis yakni dengan cara kalibrasi baterai laptop. Tenang saja, metode ini sangat sederhana dan tidak memerlukan alat apa pun. Kamu hanya perlu mengikuti panduan langkah demi langkah yang Jaka bahas di bawah ini.
Isi P Cara mengatasi baterai laptop yang bocor pertama adalah charger baterai laptop kamu hingga penuh 100%. Kalau baru sebentar sudah penuh, maka untuk memastikan bahwa baterai laptop kamu benar-benar penuh kita tunggu lagi selama 2 jam.
Mengatur Daya
enuh Baterai Laptop
Cara memperbaiki baterai laptop yang cepat habis berikutnya, kamu harus mengatur opsi daya di laptop Windows kamu. Caranya klik tanda baterai dan aktifkan ke modus balance, kemudian atur Turn off the display di baterai Never dan Put the computer to sleep menjadi Never. Oh ya, kamu juga menemui pengaturan power melalui control panel.
Menyiapkan Hibernate & Low Battery Option
Cara memperbaiki baterai laptop yang rusak selanjutnya adalah konfigurasi pilihan Hibernatemelalui Power Options -> Change Plan Settings -> Advance Settings -> Battery -> Set it to hibernate. Lalu, atur Low battery level 5%.
Biarkan laptop menyala hingga baterai terpakai habis dan laptop mati dengan sendirinya. Setelah itu tancapkan lagi charger dan nyalakan laptop. Isi baterai hingga penuh lagi 100%. Selama proses kalibrasi pastikan kamu tidak menggunakan komputer sama sekali. Sekarang proses kalibrasi baterai telah selesai dan kamu bisa mengembalikan lagi Power Plan ke pilihan yang semula.
Proses kalibrasi ini memerlukan siklus menghabiskan baterai dari penuh sampai habis dan mengisinya lagi hingga penuh, sehingga butuh waktu beberapa jam untuk menyelesaikannya. Setelah proses kalibrasi, indikator baterai laptop kamu akan menunjukkan kapasitas power baterai yang lebih akurat.
3. Install Smarter Battery
Cara memperbaiki baterai laptop yang cepat habis tidak bisa membuat baterai yang memang sudah usang atau rusak karena faktor umur kembali menjadi bagus lagi. Baterai laptop cepat habis lebih disebabkan oleh masalah perangkat lunak.
Setelah kamu melakukan kalibrasi, selanjutnya kamu bisa install software Smarter Battery. Ini adalah utilitas pemantauan baterai untuk komputer portabel yang dimaksudkan untuk memberikan semua data baterai kepada kamu. Smarter Battery juga bisa kamu gunakan untuk membantu memperpanjang hidup dan menghemat baterai. Smarter Battery memberikan gambaran yang sangat lengkap tentang kehidupan baterai laptop kamu. Agar data ini akurat, utilitas ini harus terus berjalan sepanjang waktu di laptop kamu.
Itulah cara mengatasi baterai laptop bocor akibat perangkat lunak. Efek dari kalibrasi ini berbeda setiap laptop, tapi rata-rata dapat meningkatkan kemampuan baterai kamu hingga 30-40%. Bagaimana pendapat kamu?



Inilah Cara Memperbaiki Aplikasi Force Close di Android


Smart phone Play Store memang diciptakan dengan segala tingkat kenyamanan yang sempurna. Dengan menggunakan gawai bersistem operasi buatan Google itu, kamu dapat menginstal aplikasi apa pun yang kamu ingin gunakan. Namun, sampai sekarang masih saja ada aplikasi suka tertutup sendiri atau disebut juga aplikasi force close di Android. Apa yang harus kamu lakukan?
Jika memang aplikasi Android yang kamu gunakan itu sering force close, berarti ada satu kesalahan sistem dari ponsel kamu. Untuk itu, kamu harus melakukan beberapa hal yang wajib kamu jalankan untuk memperbaiki aplikasi force close di Android.
Cara Memperbaiki Aplikasi 'Force Close' di Android
1. Bersihkan Cache Setiap Aplikasi
Biasanya, kalau kamu punya masalah force close di aplikasi tertentu, kamu bisa mencoba untuk membersihkan cache pada aplikasi tersebut. Kamu tinggal ke Settings > Application Management > pilih aplikasi > Clear Cache. Dengan melakukan itu, masalah utama kamu bisa terselesaikan. Namun, jika masih bermasalah, kamu bisa mencoba Clear Data untuk menghapus semuanya, dan coba kembali masuk ke aplikasi tersebut.

2. Install Ulang Aplikasi

Jika benar aplikasi kamu tetap tidak bisa dijalankan secara normal, maka kamu bisa mencoba untuk install ulang aplikasi kamu. Kamu sudah tahu caranya bukan? Tinggal uninstall aplikasi yang bermasalah, kemudian cari lagi aplikasi yang sama di Google Play Store dan kembali menginstalnya.
3. Restart Smartphone
Cara paling sederhana dan sangat amat mudah untuk dilakukan selanjutnya adalah dengan restart smartphone Android kesayanganmu. Dengan begini, secara tidak langsung kamu sudah melakukan soft reset agar smartphone kamu siap untuk digunakan lagi. Kalau bisa, lakukan hal ini setiap hari agar ponsel kamu tetap terjaga performanya.
4. Factory Reset
Tiga cara di atas merupakan pertolongan pertama ketika aplikasi Android kamu mengalami masalah. Jika memang sudah parah, dan kamu merasa smartphone kamu malah jadi lemot, kamu bisa melakukan cara terakhir yaitu melakukan factory reset. Tapi, sebelum melakukannya, kamu harus backup data kamu dulu agar tidak hilang setelah melakukan factory reset. Kamu bisa baca Cara Mudah Backup dan Restore Semua Aplikasi Android Tanpa Root
Nah, Berikut itulah cara memperbaiki aplikasi force close di smartphone Android. Langkah-langkah di atas merupakan langkah awal yang mesti kamu lakukan ketika aplikasi bermasalah. Berikan pendapat dan komentar kamu pada kolom di bawah ya.


Inilah Cara Install Google Play Store di Android yang Tidak Terpasang


Biasanya GPS memang sudah tersedia di setiap perangkat Android. Namun, kadang ada smartphone yang baru dibeli ternyata tidak terpasang Play Store, contohnya jika kamu membeli HP Xiaomi dengan garansi distributor. Terus, bagaimana cara install Google Play Store di ponsel Android yang tidak terpasang, hilang, atau terhapus?
Ini juga berguna untuk kamu yang memiliki masalah pada Play Store dan ingin memperbarui ke versi yang terbaru. Selain itu, beberapa kustom ROM juga kadang tak dilengkapi dengan Play Store. Jadi, kamu harus install sendiri.

Cara Install Google Play Store di Perangkat Android yang Tidak Terpasang

Jangan khawatir jika perangkat Android kamu tidak terpasang Play Store. Di bawah ini, Jaka jelaskan cara install Google Play Store di perangkat Android sehingga kamu bisa dengan mudah menginstal berbagai aplikasi di smartphone kamu.

Download File APK Google Play Store

Sebelum membahas cara install Google Play Store di perangkat Android yang tidak terpasang Play Store, kamu harus mengunduh file mentah APK Google Play Store di toko pihak ketiga.
Namun, jangan download APK sembarangan ya. Nah salah satu penyedia aplikasi Android terpercaya adalah APK Pure. Berikut caranya:
  • Buka aplikasi  APK Pure
  • Ketik "Play Store" di kolom pencarian dan Enter.
  • Sekarang kamu akan melihat beberapa versi dari file APK untuk Google Play Store seperti yang ditunjukkan pada gambar.
  • Jadi, sekarang kamu harus memutuskan untuk memilih mana versi yang ingin kamu download.
Jika kamu bingung, lihat di halaman FAQ APK Pure untuk mengetahui mana varian yang harus kamu download dan cocok dengan perangkat kamu.
Tidak perlu khawatir jika kamu tidak sengaja menginstal APK varian yang tidak kompatibel dengan perangkat kamu. Karena proses instalasi akan gagal secara otomatis.
Cara Install Google Play Store
Jika kamu download dari komputer, pindahkan dulu ke smartphone kamu. Sebelum melakukan install, jangan lupa aktifkan pilihan Unknown sources atau sumber tidak dikenal di pengaturan smartphone Android kamu. Caranya:
  • Buka Settings atau pengaturan di ponsel Android kamu.
  • Gulir ke bawah dan klik Security.
Seperti yang Jaka jelaskan di atas, cara ini juga berguna untuk kamu yang memiliki masalah pada Play Store dan ingin memperbarui ke versi terbaru. Berikut langkah-langkahnya.
  • Buka aplikasi Play Store.
  • Usap dari kiri ke kanan atau tekan tombol pilihan dan pilih Settings.
  • Selanjutnya gulir ke bawah dan cari pilihan Play Store version. Sekarang, cukup klik untuk mulai men-download versi terbaru dari Play Store. Itu pun jika update-nya sudah menyambangi wilayah kamu.
Pastikan kamu sudah menggunakan Google Play Store versi terbaru di APK Pure. Bagaimana, sangat mudah bukan? Itulah cara install Google Play Store di perangkat Android yang tidak terpasang, hilang, atau karena terhapus tidak sengaja. Selamat mencoba!


Yuk Update Otomatis Google Play Store Tanpa Download APK


Google Play Store merupakan aplikasi yang paling penting di kalangan pengguna Android, melalui Play Store kamu dapat download dan update aplikasi, game, buku hingga film di Android kamu.
Tetapi untuk Google Play Store sendiri hanya ada dua cara untuk update Google Play Store ke versi terbaru. Cara pertama yaitu dengan download lalu install secara manual ke Android kamu.
Cara kedua lebih mudah walaupun perlu sedikit usaha untuk update Google Play Store tanpa harus download APK dari luar.
Cara Update Otomatis Google Play Store tanpa Download APK
  • Jalankan Google Play Store dan pilih ikon setting di kiri atas, lalu pilih menu Settings
  • Setelah itu kamu scroll ke bagian paling bawah lalu pilih tab Play Store Version.
  • Jika ada versi terbaru maka akan muncul layar baru untuk meminta ijin download dan install versi baru tersebut seperti ini:
  • Cara-Update-Otomatis-Google-Play-Store-Tanpa-Download-APK-3
  • Tetapi jika tidak ada versi terbaru maka akan muncul tampilan seperti ini:
  • Cara-Update-Otomatis-Google-Play-Store-Tanpa-Download-APK-4
Ketika kamu download Google Play Store versi terbaru, kamu cukup tunggu saja hingga download selesai. Maka kamu akan mendapatkan Google Play Store versi terbaru tanpa harus download APK. Tetap selalu download software gratis di Jalantikus.


Senin, 26 Maret 2018

Inilah Cara Tepat Mengatasi Baterai Penuh Tapi HP tiba-tiba mati sendiri

Apakah anda Pernah mengalami indikator baterai masih banyak namun tiba-tiba Ponsel mati sendiri ?, Tentunya bagi beberapa pengguna ponsel pintar mengalami hal tersebut. Sebenarnya apa yang terjadi, apakah baterai sudah rusak atau waktunya diganti, atau sistem yang bermasalah, atau mungkin hardwarenya yang mengalami kerusakan ?. Untuk menjawab beberapa pertanyaan tersebut mari simak ulasan Dunia Android di bawah ini.

Pada artikel terdahulu admin pernah mengulas juga masalah ini dan banyak pertanyaan dari para pembaca karena memang admin hanya menukilkan garis besarnya saja dalam trouble shooternya. Di artikel ini admin akan memperjelas beberapa pembahasan artikel sebelumnya tentang baterai ponsel dan permasalahannya.

Tentu sangat menjengkelkan dan bikin aktifitas bersama ponsel pintar kesayangan menjadi terganggu bila tiba-tiba HP mati sendiri padahal prosentase baterai di indikatornya masih menunjukkan angka yang masih dikatakan bisa mensuplai arus. Contoh, ketika enak berselancar dan indikator baterai menunjukkan angka 30 persen (umpamanya), tiba-tiba HP mati sendiri, tentu membuat berbagai tanda tanya bukan ?, apalagi kalau si empunya ponsel yakin bila baterai masih sehat karena beli ponsel saja masih dalam hitungan bulan...nah lho..
Ada beberapa kriteria yang biasa terjadi dan menjadikan masalah tersendiri untuk pemilik ponsel dalam kasus baterai masih 'dianggap' penuh oleh indikator prosentase baterai namun tiba-tiba ponsel mati dengan sendirinya. Adakalanya Indikator meunjukkan adanya false indikator maupun adanya sistem yang sedang bermasalah bisa menjadi kendala tersendiri bagi yang salah dalam mendeteksi beberapa trouble diatas.
Beberapa kasus Ponsel mati sendiri karena arus Baterai :

1. Ponsel tiba-tiba Mati, namun bisa dihidupkan kembali.

2. Ponsel restart ulang, secara terus menerus.

3. Ponsel tiba-tiba mati, namun tidak bisa dihidupkan kembali.

Dari ketiga kasus yang serint terjadi diatas, ada beberapa sebab dan cara mengatasinya. Di bawah ini admin akan membedah satu-persatu problem yang sering dihadapi ponsel berhubungan dengan indikator baterai yang menyebabkan ponsel mati dengan sendirinya.

1. Untuk menjawab kasus yang pertama diatas, ketika indikator baterai masih menunjukkan angka yang tinggi namun ponsel mati dan bisa dihidupkan kembali setelahnya maka ada beberapa sebab yang bisa terjadi diantaranya :
a. Sistem Bermasalah

Perlu diketahui bahwa sebenarnya ponsel tidak dapat mengetahui seberapa persis isi arus yang ada di baterai tanpa melalui berbagai alur bahasa sistem operasi yang menghandle perangkat keras.

Disinilah fungsi sistem itu sendiri sebagai jembatan bagi user dan hardware agar bisa dilihat oleh penggunanya.

Sistem yang bermasalah bisa menunjukkan adanya notifikasi palsu yang tidak sesuai dengan alur program didalamnya, sehingga menyebabkan 'missing communication' antara baterai, hardware dan baterai itu sendiri.
b. Hardware bermasalah

Urusan baterai yang menyuplai daya ke ponsel semuanya diatasi oleh beberapa komponen seperti tahanan, kondensator, IC, maupun dioda yang mana ukurannya telah ditetapkan oleh vendor si pembuat smartphone.

Adanya salah satu saja hardware yang mengurusi keluar masuknya arus ke ponsel dari baterai tentu akan membuat kinerja keseluruhan sistem bermasalah, baik itu dari sisi perangkat maupun sistem yang sedang berjalan sehingga ponsel bisa mati dengan sendirinya meskipun indikator prosentase arus masih tinggi.

c. Baterai bermasalah

Nah, untuk yang satu ini memang yang sering terjadi pada kasus nomor 1, dimana baterai yang terlihat masih bagus, ponsel masih dianggap baru saja beli namun tiba-tiba mati dengan sendirinya.

2. Untuk permasalahan ponsel dengan indikator baterai masih banyak namun selalu restart ulang (reboot) dengan sendirinya maka bisa terjadi masalah dengan poin a dan b diatas.

3. Untuk kasus ponsel yang tiba-tiba mati namun tidak bisa dihidupkan kembali setelahnya sebelum melakukan charging ulang meskipun indikator masih penuh, maka problem tersebut bisa terjadi seperti poin a, b, maupun c. Dan seringkali cara penggantian baterai merupakan solusi yang paling tepat (poin c)

Dari semua penjelasan diatas, admin akan rangkum bagaimana cara mengatasi hal tersebut dengan urutan yang tentunya harus dilakukan secara tepat dan fokus pada permasalahan baterai ? silahkan simak terus yuk ulasannya di bawah ini.
Cara mengatasi ponsel mati sendiri walau prosentase baterai penuh :

1. cara pertama yaitu cobalah meminjam (jangan langsung beli) baterai milik teman atau kerabat yang sejenis dengan ponsel anda.

Pastikan baterai pinjaman tersebut masih penuh, kemudian pasang dan nyalakan gadget serta lakukan aktifitas seperti biasanya.

Bila dengan baterai tersebut ponsel tidak lagi mati tentu 'tersangkanya' pasti baterai anda yang harus diganti.

2. Namun bila cara nomor 1 tidak mengatasi masalah, lanjutkan dengan melakukan soft reset atau mengembalikan setelan ke pengaturan awal (reset factory) untuk memastikan sistem yang tidak bermasalah dalam hal ini.

3. Apabila sesudah langkah nomor 2 dilakukan dan tidak membuahkan hasil, coba lakukan proses flashing ulang firmware gadget anda. Bila tidak mempunyai skill untuk melakukan flash ulang silahkan bawa ke seervice center untuk melakukannya.

4. Dan apabila cara ke 1 sampai ke-3 sudah tidak bisa mengatasi permasalahan diatas, maka perlu dilakukan pengecekan terhadap hardware yang berhubungan dengan keluar masuknya arus dari baterai.

Untuk yang satu ii tentunya tukang service yang sudah berpengalaman yang bisa melakukannya. Jangan coba-coba untuk membongkar ponsel dan otak-atik komponen didalamnya tanpa mengetahui Ilmunya agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah terhadap komponen lain.

Prosedur yang berurutan diatas bisa anda lakukan untuk memastikan penyebab ponsel anda yang mati tiba-tiba walaupun indikator baterai masih dianggap bisa menyuplai daya. Semoga ulasan Dunia android bisa bermanfaat dan silahkan layangkan pertanyaan di kolom komentar bila ada problem seputar dunia smartphone, terima kasih.